Perubahan Fisiologi Mata Saat Kehamilan

  • Terjadi  penurunan tekanan intra ocular selama kehamilan ,terutama pada trimester ketiga, ini dihubungkan dengan meningkatnya aliran vitreus. Horven  menemukan bahwa tekanan intra ocular kembali ke  level sebelum kehamilan menjelang 2 bulan setelah kelahiran
  • Penurunan sensitivitas kornea dengan perubahan terbesar saat gestasi lanjut.
  • Peningkatan kecil pada ketebalan kornea yang disebabkan karena edema. Ini mengakibatkan banyak wanita hamil mengalami kesulitan dalam memakai kontak lensa yang sebelumnya dirasakan nyaman
  • Krukenberg spindles, bentukan merah kecoklatan padat pada permukaan posterior kornea. Pengaruh hormonal disangkakan sebagai meningkatnya pigmentasi ini.
  • Berkurangnya sementara akomodasi penglihatan pada kehamilan dan laktasi , fungsi visual tidak terganggu selama kehamilan
  • Adanya perburukan miopía pada kehamilan justru membaik pada post partum seperti pada keadaan sebelum kehamilan
  • Ukuran sensitivitas lapangan pandang meningkat bermakna secara signifikan pada lokasi retina temporal pada kehamilan lanjut
  • Rerata ambang sensitivitas lapangan pandang secara bermakna meningkat pada semua daerah retina
  • Perubahan pada aliran darah okular berhubungan dengan hormon sex wanita yang memainkan peran penting pada perbaikan pada kehamilan lanjut untuk wanita sehat.

 

Advertisements

Leave a comment

Filed under Ilmu Penyakit Mata

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s