Surat Ijin Kerja

Daerah terbatas adalah suatu daerah dibawah pengawasan Pimpinan Unit (PU) yang meliputi seluruh kegiatan dan operasi termasuk juga bagian permukaan perairan sejauh tidak kurang dari 100 meter dari batas sandar kapal tanker.

Daerah Berbahaya. Dalam daerah terbatas sebagian daerah dinyatakan sebagai daerah berbahaya dengan pembagian sebagai berikut :

  1. Deviasi 0 : suatu daerah dimana terdapat udara berbahaya dalam keadaan terus menerus
  2. Deviasi 1 : suatu daerah dimana terdapat udara berbahaya yang mungkin timbul dalam keadaan operasi normal
  3. Deviasi 2 : suatu daerah dimana terdapat udara berbahaya yang mungkin timbul dalam keadaan operasi tidak normal

Surat ijin kerja (Safety Permit). Di dalam daerah terbatas tidak dibenarkan pekerjaan apapun yang boleh dilakukan, baik oleh bidang teknik, inspeksi atau bidang service lainnya tanpa seijin bidang operasi yang berwenang (operating authority). Berdasarkan perintah kerja baik dari bidang operasi untuk pekerjaan yang berkaitan dengan inspeksi, modifikasi atau konstruksi baru maka bidang pelaksana pekerjaan harus menyiapkan secara tertulis surat permohonan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut.

TUJUAN Surat Ijin Kerja :

  1. Untuk menyatakan bahwa kondisi tempat dimana pekerjaan ini akan dilakukan sudah aman atau sebaliknya.
  2. Sebagai surat ijin masuk ke dalam tempat tempat yang tertutup, seperti : tangki, vessel, dapur, dll yang kemungkinan mengandung bahan-bahan atau udara yang berbahaya.

Jenis-jenis surat ijin kerja :

  1. Surat ijin kerja panas
  2. Surat ijin kerja dingin
  3. Surat ijin kerja memasuki ruang terbatas
  4. Surat ijin kerja penggalian
  5. Surat ijin kerja pekerjaan listrik/instrument
  6. Surat ijin kerja pekerjaan radiografi

Pekerjaan rutin yang tidak memerlukan surat ijin kerja :

  1. Mengencangkan flens pipa dan sambungan sambungan
  2. Menyetel gland mesin dan kerangan
  3. Menukar/mengganti saluran bahan bakar burner, filter dan mengganti bola lampu
  4. Menyetel atau mengganti peralatan instrument atau peralatan yang sejenis, namun bila pekerjaan ini mengakibatkan tidak terjamin lagi dari segi keselamatan alat makan surat ijin kerja mutlak diperlukan.

Surat ijin kerja Panas (Hot Work Permit). Surat ijin kerja panas diperlukan untuk setiap jenis pekerjaan yang berkaitan dengan penggunaan sumber penyalaan yang dapat menyalakan bahan yang mudah terbakar. Surat ijin ini diberikan untuk pekerjaan yang memerlukan api terbuka atau bunga api.

Surat Ijin Kerja Dingin (Cool Work Permit). Surat ijin kerja dingian diperlukan untuk pekerjaan yang berhubungan dengan pekerjaan konstruksi, perawatan, perbaikan yang sifatnya tidka rutin dengan ketentuan bahwa dalam pekerjaan tsb. tidak memakai peralatan yang dapat menimbulkan api atau sumber nyala.

Surat Ijin Memasuki Ruang Terbatas (Entry Permit). Surat ijin kerja memasuki ruang terbatas ini diperlukan apabila seseorang baik seluruh atau sebagian tubuhnya harus masuk ke dalam ruang terbatas, pekerjaan ini meliputi, memasuki tangki, vessel, separator.; memasuki sewer, bak (pit), lubang galian dengan kedalaman lebih dari 1.3 meter.

Surat Ijin Kerja Penggalian (Digging Permit). Surat ijin kerja penggalian diperlukan untuk melakukan setiap pekerjaan penggalian, pembuatan saluran atau pekerjaan penggalian yang membahayakan pipa bawah tanah, kabel listrik, kabel telepon dsb. Misalnya : perbaikan/pemasangan pipa, perbaikan kabel listrik/telepon, pemancangan.

Surat Ijin Pekerjaan Listrik / Instrumen. Surat ijin pekerjaan listrik/instrument diperlukan untuk melakukan setiap pekerjaan yang berkaitan dengan sistim kelistrikan/instrument yang diperkirakan mempunyai risiko bahaya sengatan listrik, misalnya : perbaikan/pemasangan kontaktor, peralatan control, relay panel, power supply, electric heater.

Surat ijin pekerjaan Radiografi. Surat ijin pekerjaan radiografi diperlukan untuk melakukan pekerjaan yang berhubungan dengan penggunaan peralatan x-ray atau sumber zat radio aktif seperti pada pekerjaan non destructive testing.

Prosedur Pelaksanaan Surat Ijin Kerja (Safety Permit)

  1. Pelaksana pekerjaan mengajukan surat permohonan ijin kerja berdasarkan SPK (Surat Perintah Kerja) kepada bagian operasi
  2. Bagian operasi setelah mempelajari permohonan ijin tersebut dengan menerbitkan SKP (surat keterangan penuyisihan) menyerahkan ke bagian teknik
  3. Bagian teknik setelah mempelajari permohonan ijin dan SKP menyerahkan ke bagian LK3.
  4. Bagian LK3 setelah mempelajari permohonan ijin kerja dan SKP, menugaskan petugas GSI (Gas Safety Inspector) untuk melakukan pemeriksaan ke lokasi pekerjaan untuk memastikan tempat tersebut dalam keadaan aman atau sebaliknya dalam pemeriksaan ini perlu disaksikan oleh bagian teknik dan pengawas operasi.
  5. Bila semua sudah sesuai prosedur maka petugas GSI, pengawas teknik dan pengawas operasi memberikan paraf pada kolom yang tersedia dan bagian LK3 dapat mengeluarkan surat ijin kerja yang diperlukan setelah mendapat persetujuan dari Kepala Bidang Operasi.
  6. Tanggal dan berlakunya surat ijin kerja harus dinyatakan dengan jelas, kepala bidang operasi dan bagian LK3 bertanggung jawab untuk menjamin bahwa kondisi dan persyatan yang dilakukan telah terpenuhi.
  7. Surat ijin kerja ini dibuat rangkap 4 dengan pendistribusian sbb :
  • Lembar pertama diberikan kepada pelaksana pekerjaan
  • Lembar kedua diberikan kepada bagian operasi
  • Lembar ketiga diberikan kepada bagian LK3
  • Lembar keempat diberikan kepada kepala bidang operasi
  1. Bagian LK3,pengawas teknik dan pengawas operasi berkewajiban melakukan pengawasan secara terus menerus untuk menjamin pekerjaan dalam keadaan aman.
  2. Setiap saat masa berlaku surat ijin kerja dapat dibatalkan oleh kepala bidang yang operasi dan bagian LK3, apabila kondisi tempat kerja dianggap tidak aman.
  3. Setelah pekerjaan selesai maka sebelum bagian opersi menandatangani tanda terima pekerjaan tsb telah selesai, harus memeriksa bahwa semua pekerjaan telah diselesaikan sesuai dengan permintaan untuk dioperasikan kembali.

Leave a comment

Filed under Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s