IDENTIFIKASI BAHAYA (HAZARDS)

BAHAYA (HAZARDS)

Pengertian Bahaya (Hazards) adalah suatu kondisi yang berpotensi untuk menimbulkan kecelakaan (accident), yaitu berpotensi untuk mencederai manusia atau dapat menimbulkan kerusakan pada peralatan.

JENIS-JENIS BAHAYA (HAZARDS)

Bahaya (Hazards) dikelompokkan menjadi 3 kelompok :

  1. Bahaya pemula (Initially Hazards)
  2. Bahaya penunjang
  3. Bahaya primer

Bahaya pemula yaitu bahaya yang menjadi asal mula (penyebab) terjadinya kecelakaan.

Bahaya penunjang yaitu suatu bahaya yang dapat mengakibatkan kecelakaan setelah adanya bahaya pemula.

Bahaya primer yaitu bahaya yang langsung mengakibatkan kecelakaan.

JENIS JENIS BAHAYA

Bahaya dari lingkungan dan alat

  • Peralatan yang rusak
  • Bahan/material
  • Housekeeping yang tidak baik
  • Penerangan yang kurang
  • Lantai yang licin
  • Ventilasi yang kurang
  • Dan lain sebagainya

Bahaya dari tingkah laku

  • Bekerja tanpa wewenang
  • Menjalankan mesin dengan kecepatan tinggi
  • Kurangnya ketrampilan
  • Bersenda gurau pada saat melakukan pekerjaan
  • Acuh tak acuh
  • Dan lain sebagainya

IDENTIFIKASI BAHAYA

Adalah suatu upaya yang dilakukan untuk mengenal dan memperkirakan adanya bahaya pada suatu system. Upaya ini dilakukan melalui mendiagnose dan menemukan bahaya pada bagian dari suatu system dan akibat yang akan ditimbulkan.

FUNGSI IDENTIFIKASI BAHAYA

  • Untuk mengetahui adanya bahaya pada suatu system
  • Untuk mengetahui potensi bahaya baik akibat maupun frekuensinya.
  • Untuk mengetahui lokasi bahaya.
  • Untuk mengetahui bahwa bahaya tertentu telah diberi perlindungan
  • Untuk analisa lebih lanjut

KAPAN IDENTIFIKASI BAHAYA DILAKUKAN ?

  • Pra rancang (Pra-Design)

Usaha mengenal dan mengetahui bahaya pada saat pra rancang.

  • Purna-rancang (Post Design)

Upaya yang dilakukan untuk menemukan bahaya baru yang timbul bila system dalam keadaan normal atau tidak normal.

Keseringan bahaya menimbulkan kecelakaan :

  • Kalis yaitu tidak pernah terjadi kecelakaan.
  • Langka yaitu pernah terjadi kecelakaan sekali.
  • Jarang yaitu terjadi kecelakaan dua atau tiga kali.
  • Sering yaitu terjadi kecelakaan lebih dari tiga kali.

Kategori III : Kritis, yaitu bahaya yang dapat menimbulkan cidera berat kerusakan pada system yang berat.

Kategori IV : Bencana, yaitu bahaya yang dapat menimbulkan kematian dan kemusnahan pada system.

METODE

  • Merumuskan sumber bahaya :

Kimia Bising

Listrik Pencahayaan

Panas   Alat pengangkat

Tekanan Struktur / bangunan

Kebakaran Kendaraan

Radiasi

  • Merumuskan bahaya potensial dari masing-masing sumber bahaya :

Listrik : tersengat, hubungan singkat, bunga api listrik, busur listrik, beban lebih, isolasi rusak.

Panas : permukaan panas, suhu ruangan naik, suhu ruangan turun, api.

Tekanan : gas bertekanan, Udara bertekanan, Selang bertekanan, tekanan lebih.

Leave a comment

Filed under Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s