PENANGANAN SEKSIO SESAREA PADA PERSALINAN KALA II LAMA

Persalinan atau partus adalah suatu proses pengeluaran hasil konsepsi yang dapat hidup, dari dalam uterus melalui vagina atau jalan lain ke dunia luar.

Partus dibagi menjadi 4 kala  :

  • Kala I atau kala pembukaan servix (1-10cm).
  • Kala II atau kala pengeluaran, adalah tahap pengeluaran janin berawal saat pembukaan servix telah lengkap dan berakhir dengan keluarnya janin.
  • Kala III atau kala uri, adalah terlepasnya placenta dari dinding uterus dan di lahirkan.
  • Kala IV, adalah masa 1 jam sejak plasenta lahir.

Pada setiap kala dalam persalinan memiliki masa waktu yang menandakan proses berlangsungnya setiap masing-masing kala.

  • Kala I berlangsung ± 10 – 13 jam pada primigravida dan ± 7 jam untuk multipara.
  • Kala II berlangsung ± 1½ jam pada primigravida dan ±½ jam pada multipara.
  • Kala III berlangsung ± 6-15 menit setelah janin lahir.

Dan jika terjadi perlambatan pada waktu berlangsungnya persalinan kala I dan kala II maka dikatakan telah terjadi persalinan yang lama dan merupakan abnormalitas pada persalinan. Persalinan lama dapat terjadi hanya pada kala I, pada kala II atau gabungan antara keduanya.

PERSALINAN KALA II LAMA

Persalinan kala II lama terjadi jika persalinan kala II berlangsung lebih dari 2 jam untuk primigravida dan 1 jam untuk multipara.

Etiologi

Penyebab terjadinya persalinan kala II lama dibagi menjadi 2 penyebab berdasarkan faktor-faktor yang menunjang terjadinya persalinan, antara lain :

 Faktor Ibu :

  • Kelainan tenaga (kelainan HIS dan kemampuan ibu meneran). His yang tidak normal dalam kekuatan atau sifatnya juga kurangnya kemampuan ibu meneran menyebabkan bahwa rintangan pada jalan lahir yang lazim terdapat pada setiap persalinan, tidak dapat diatasi sehingga persalinan mengalami hambatan atau kemacetan.
  • Kelainan jalan lahir. Kelainan dalam ukuran atau bentuk jalan lahir dan adanya obstruksi jalan lahir bisa menghalangi kemajuan persalinan atau menyebabkan kemacetan.

Faktor janin :

Kelainan janin. Persalinan dapat mengalami gangguan atau kemacetan karena kelainan dalam letak atau dalam bentuk janin.

Resiko – resiko yang mungkin terjadi pada persalinan kala II lama :

Janin :

Gawat janin :

  • Asfixia pada janin. Terhentinya sirkulasi uteroplasenta terutama setelah selaput ketuban pecah menyebabkan suplai oksigen dari ibu ke janin terputus.
  • Perdarahan intrakranial. Terjadi kompresi yang lama terhadap kepala janin oleh jalan lahir.
  • Sepsis neonatorum. Pecahnya ketuban membuat hilangnya perlindungan tehadap bayi dan penyebab infeksi intrauteri.

Ibu :

  • Perdarahan postpartum.
  • Trauma jalan lahir.
  • Infeksi jalan lahir dan intra uteri.

PENANGANAN SEKSIO SESAREA PADA PERSALINAN KALA II LAMA

Seksio sesarea adalah lahirnya janin melalui persalinan buatan dengan cara menginsisi  dinding abdomen (laparotomi) dan uterus (histerektomi).

Syarat dilakukan seksiosesarea :

  • Rahim dalam keasaan utuh.
  • Berat janin di atas 500gr.

Jenis :

  1. Seksio sesarea klasik
  2. Seksio sesarea transperitoneal profunda.

Indikasi sehubungan dengan Persalinan kala II lama

Indikasi ibu:

  • Panggul sempit absolut
  • Obstruksi jalan lahir, contoh : tumor jalan lahir.
  • Stenosis servix
  • Disproporsi cephalopelvix.
  • Ruptur uteri membakat.

Indikasi janin :

  • Kelainan letak.
  • Gawat janin.
  • Kelainan bentuk.

Prosedur : 

  1. Tehnik seksio sesarea klasik.
  • Mula-mula dilakukan desinfektan pada dinding perut dan lapangn operasi di persempit dengan kain suci hama.
  • Pada dinding perut dibuat insisi mediana mulai dari atas simfisis sepanjang ± 12 cm sampai di bawah umbilicus lapis demi lapis sehingga kavum peritonel terbuka.
  • Pemasangan kasa steril disekitar uterus untuk memisahkan uterus dengan jaringan sekitar.
  • Dibuat isisi secara tajam dengan pisau pada segmen atas rahim, kemudian diperlebar secara sagital dengan gunting.
  • Setelah kavum uteri terbuka, selaput ketuban dipecahkan. Janin di lahirkan dengan meluksir kepala dan mendorong fundus uteri. Setelah janin lahir seluruhnya, tali pusat dijepit dan dipotong diantara kedua penjepit.
  • Placenta dilahirkan secara manual. Disuntikkan 10 u oksitosin ke dalam rahim secara intra mural.
  • Luka insisi segmen atas rahim dijahit lagi kembali.
  • Setelah dinding rahim dijahit, kedua adneksa dieksplorasi.
  • Rongga perut dibersihkan dari sisa darah lalu luka dinding perut di jahit.
  1. Seksio sesarea transperitoneal profunda.
  • Mula-mula dilakukan desinfektan pada dinding perut dan lapangn oprasi di persempit dengan kain suci hama.
  • Pada dinding perut dibuat insisi secara transversal diatas simfisis.
  • Pemasangan kasa steril disekitar uterus untuk memisahkan uterus dengan jaringan sekitar.
  • Dibuat bladder-flap,yaitu dengan mengguntingperitoneum kandung kencing (plika vesiko uterine) di depan segmen bawah rahim segara melintang. Plika vesiko uterina di sisihkan secara tumpul kearah samping dan bawa, dan kandung kencing disisihkan kearah bawah dengan speculum.
  • Dibuat insisi pada segmen bawah rahim 1cm dibawah irisan plika vesikouterina secara tajam dengan pisau bedah ± 2 cm, kemudian diperlebar melintang secara tumpul dengan jari telunjuk operator.
  • Setelah kavum uteri terbuka, selaput ketuban dipecahkan. Janin di lahirkan dengan meluksir kepala, badan janin di lahirkan dengan mengait kedua ketiaknya. Setelah janin lahir seluruhnya, tali pusat dijepit dan dipotong diantara kedua penjepit.
  • Placenta dilahirkan secara manual. Disuntikkan 10 u oksitosin ke dalam rahim secara intra mural.
  • Luka insisi segmen bawah rahim dijahit lagi kembali.
  • Setelah dinding rahim dijahit, kedua adneksa dieksplorasi.
  • Rongga perut dibersihkan dari sisa darah lalu luka dinding perut di jahit.

Leave a comment

Filed under Obstetri Ginekologi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s