Induksi Persalinan

DEFINISI

Induksi persalinan adalah suatu tindakan yang dilakukan terhadap ibu hamil yang belum inpartu sehingga terjadi persalinan1. Induksi merupakan suatu intervensi buatan yang dilakukan untuk menimbulkan kontraksi uterus sehingga dapat terjadi pendataran dan pembukaan (dilatasi) serviks yang progresif yang berakhir dengan persalinan bayi yang dikandung. Continue reading

Leave a comment

Filed under Obstetri Ginekologi

PRINSIP DASAR  PEMBUATAN HEWAN TRANSGENIK 

PENDAHULUAN

            Berbagai penelitian untuk menyingkap fungsi suatu gen telah banyak dilakukan. Walaupun para ahli telah dapat menginsersikan fragmen DNA atau gen yang ingin dipelajari dengan metode transfeksi pada sel-sel tertentu yang dikultur di media kultur tertentu, tetapi mereka belum puas karena sering hasil yang diperoleh secara invitro berbeda dengan hasil yang diperoleh secara invivo. Para ahli ingin mempelajarinya langsung pada mahluk hidup yang utuh (invivo).   Continue reading

Leave a comment

Filed under Ilmu Penyakit Dalam

case study : Batu salurah kemih (vesicolitiasis)

ABSTRAK

Seorang wanita umur 45 tahun dengan keluhan utama nyeri saat buang air kecil sejak 1 tahun lalu. Pasien juga mengeluh merasakan nyeri di perut bagian bawah, tidak terus menerus, dan menjalar ke ujung kemaluan pada saat di akhir buang air kecil. Pasien mengeluh sering buang air kecil dan kencing kadang dapat terputus dan dapat kencing kembali setelah berubah posisi. Pasien tidak pernah kencing berpasir. Region suprapubik tampak buli-buli kesan tidak bulging. Tampak luka bekas operasi ukuran 7 cm. Warna kulit sama dengan sekitar. Nyeri tekan ridak ada. Pada regio genitalia, tidak ditemukan kelainan. Diagnosis diperkuat dengan pemeriksaan urin rutin ditemukan eritrosit ++/80, dan leukosit ++/70. Pemeriksaan USG abdomen didapatkan kesan vesikolithiasis. Pada pemeriksaan foto BNO kesan vesikolit. Pada pemeriksaan MSCT Scan Urografi kesan Vesicolith. Dilakukan pembedahan litrotipasi atau litotripsi. Continue reading

Leave a comment

Filed under Ilmu Bedah

SKIN PRODUCT FOR DRY SKIN, NORMAL SKIN AND GREASY SKIN

PENDAHULUAN
Kulit merupakan organ terbesar tubuh, dengan berat± 16% dari berat badan (BB), dan luas permukaan 1,8 m2, memproteksi seseorang terhadap lingkungan, dan pada saat yang bersamaan melakukan interaksi dengan lingkungan, susunan yang terintegrasi dari sel,
jaringan, dan matriks yang sesuai dengan fungsinya, seperti pertahanan permeabilitas fisikterhadap agen infeksi, radiasi ultraviolet, berperan dalam pengaturan suhu, alat sensasi, proses penyembuhan luka dan regenerasi, serta penampilan fisik. Organ ini terdiri dari tiga lapisan, yaitu epidermis, dermis dan subkutis (hypodermis), dengan variasi morfologis daerah anatomi, dan usia serta fungsinya. Apendiks kulit terdiri dari rambut, kuku, kelenjar sebasea,ekrin dan apokrin.

Continue reading

Leave a comment

Filed under ilmu penyakit kulit, tropikal infeksi

Penilaian awal dan Pengelolaan Trauma

I. Pendahuluan

Pengelolaan penderita yang terluka parah memerlikan penilaian yang cepat dan pengelolaan yang tepat guna menghindari kematian. Pada penderita trauma, waktu sangat penting, karena itu diperlukan adanya suatu cara yang mudah dilaksanakan. Proses ini dikenal sebagai Initial assesment (penilaian awal) dan meliputi : Continue reading

Leave a comment

Filed under Ilmu Bedah

Prinsip prinsip Resusitasi Neonatus

Mengapa belajar resusitasi ?

Asfiksia menyebabkan sekitar 19%  dari 5 juta kematian neonatus setiap tahun di seluruh dunia (WHO,1995). Sebagian besar bayi tidak mendapatkan resusitasi yang adekuat. oleh karena itu, luaran dari ribuan bayi baru lahir setiap tahun akan menjadi lebih baik dengan penyebaran tehnik resusitasi. Continue reading

Leave a comment

Filed under Ilmu Kesehatan Anak

TRAKTUS KORTIKOBULBAR

 Untuk mencapai otot tubuh, pusat perintah motorik di sistem saraf pusat harus melewati upper motor neuron dan bersinaps dengan lower motor neuron.

 Upper Motor Neuron (UMN) merupakan sistem descending yang menyalurkan impuls dari korteks motorik serebri ke kornu anterior dari medulla spinalis. UMN terdiri atas sistem piramidal dan ekstrapiramidal. Lower Motor Neuron (LMN) menyalurkan impuls dari kornu anterior medulla spinalis atau sel motor nervi kranialis ke motor end plate. LMN terdiri dari saraf-saraf kranial dan saraf-saraf spinal. Continue reading

Leave a comment

Filed under Ilmu saraf